Setiap manusia diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan karena memang manusia tidak ada yang sempurna meskipun kelebihan dan kekekurangan masing-masing orang tidak sama. Justru karena itulah seharusnya kita saling melengkapi sehingga tercipta hubungan antar manusia (persaudaraan) yang baik tapi kenyataanya tidak semua dari kita yang mengambil sikap seperti itu. Banyak kesalahan dalam menyikapi kelebihan ataupun kekurangan yang dikarunikan oleh Allah. Parahnya kesalahan penyikapan tersebut bisa menyebabkan perpecahan. Dan penyikapan yang salah tersebut adalah sebuah penyakit hati yang bernama hasad (iri dan dengki)
Hasad (Iri dan Dengki)
Hasad merupakan salah satu jenis diantara banyak penyakit hati. Hasad adalah tidak senang dengan nikmat yang diperoleh orang lain serta berusaha menghilangkannya. Inidikasinya, tidak senang melihat kelebihan orang lain, susah melihat orang senang dan senang melihat orang lain susah. Jikalaulah kita sedang terserang penyakit ini segeralah kita mengobatinya mengingat akibat dari penyakit ini sangat fatal seperti yang diwasiatkan oleh Rasulullah SAW :
Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu. (HR. Abu Dawud)
Tentunya akan sia-sia segala amalan kebaikan kita jika di dalam hati bersemayan penyakit kronis yang notabne merusak ukhuwah. Padahal kelebihan dan kekurangan tersebut semata-mata cobaan dan yang pasti Allah maha adil jadi pemberian kelebihan dan kekurangan terhadap hamba-hambanya tentunyah sudah adil yang seadil-adilnya. Maka adanya hasad di hati hanya akan membuat kita menjadi manusia yang tidak ridha dengan takdir Allah.
Obat Penyakit Hasad
Semua penyakit ada obatnya termasuk penyakit hati tapi obat penyakit hati datangnya dari hati bukan dari rumah sakit,klinik,dan apotik manapun. Si Empunya hati sendirilah yang bisa menyembuhkannya. Diri kita memang lebih peka terhadap penyakit-penyakit jasmani tapi mulai saat ini sebaiknya bersikap proposional dengan menjadi peka terhadap berbagai penyakit hati termasuk hasad. Mari mendeteksi hati kita adakah hasad bersemayam sebelum semuanya terlambat. Jika memang ada, segera mengobatinya adalah langkah terbaik agar kita tidak menjadi orang yang merugi di akhirat kelak karena timbangan amal kebaikan kita jauh lebih ringan dari amal keburukkan. . Berikut adalah obat penyakit hasad:
1.Ketika melihat sesuatu yang dikagumi ucapkan kalimat thoyibah. Seperti hadist berikut :
Barangsiapa melihat sesuatu yang dikaguminya lalu dia mengucapkan,
"Dengan kehendak Allah, tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah", maka tidak akan terganggu oleh ketajaman mata. (HR. Ahmad)
2.Berusaha untuk memberi apresiasi positif terhadap prestasi ataupun kesuksesan yang diraih orang lain misalnya dengan mengucapkan selamat serta memberinya pujian.
3.Selalu mengingat kebaikan orang lain dan 'mengubur' keburukkannya.
4.Mendoakan kebaikan untuk orang lain
5.Banyak bicara mengeraskan hati sehingga hati mudah terserang penyakit maka apa yang dikatakan hadist ini seharusnya diamalkan ,
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah bersabda : “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam... [Bukhari Muslim]
6.Bergaul dengan orang-orang sholeh.
7.Selalu mengingat Allah Swt dan berdoa agar disembuhkan dari penyakit hasad.
Semoga kita dilindungi Allah dari penyakit Hasad dan penyakit hati lainnya karena hati adalah penentu. Bagaimana mengarungi kehidupan ini tergantung hati kita. Sekecil apapun hasad di hati lebih baik segera diobati sebelum hati berkarat. Sesungguhnya pada jasad ( tubuh manusia ) ada segumpal darah, apabila ia baik maka baiklah seluruh anggota jasad, dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh anggota jasad, sesungguhnya ia adalah hati ( HR Bukhori )
January 16, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 komentar:
Post a Comment
Komentar